
Informatika hukum, dibangun di Indonesia.
Ahli hukum dan ilmuwan komputer bekerja satu tim di Lexin, membangun data, metode, dan alat AI untuk sistem hukum Indonesia.
Lexin adalah Pusat Informatika Hukum Universitas Indonesia.
- Nama
- Pusat Informatika Hukum Universitas Indonesia (Lexin)
- Nama Inggris
- Universitas Indonesia Center for Legal Informatics
- Berada di
- Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia, Depok
- Bidang
- Informatika hukum, AI untuk hukum, platform teknologi hukum
Pusat Informatika Hukum Universitas Indonesia (Lexin) adalah pusat riset di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Lexin mengembangkan teknologi dan informatika hukum.
Riset kami memadukan kecerdasan artifisial dan pemrosesan bahasa alami dengan keahlian hukum dan produk. Cakupannya: ekstraksi pengetahuan hukum, AI untuk bidang hukum, dan platform teknologi hukum.
Dari riset dasar sampai produk di tangan pengguna.
Produk: tempat riset terapan sampai ke pengguna
- 01Notaris Digital (Cyber Notary)Catatan dan bukti digital yang bisa dipercaya
- 02Perselisihan Hubungan IndustrialPenyelesaian sengketa yang adil dan mudah dijangkau
- 03Tata Kelola & Regulasi AIMenilai, mengawasi, dan membuat AI akuntabel
- 04Putusan PengadilanMemahami bagaimana pengadilan bernalar dan memutus
- +Area AndaBermitra dengan kami
Empat area terapan, satu fondasi bersama.
Tiap area bermula dari pertanyaan hukum yang nyata. Kami mengujinya dengan data berbahasa Indonesia, lalu mengubah hasilnya menjadi sesuatu yang bisa dipakai.
Lihat semua riset- 01Notaris Digital (Cyber Notary)Bagaimana akta dan layanan kenotariatan dibuat, diverifikasi, dan disimpan secara elektronik dengan kepastian hukum?
- 02Perselisihan Hubungan IndustrialBagaimana data putusan dan regulasi ketenagakerjaan membantu menyelesaikan sengketa secara lebih cepat dan adil?MitraKemenaker RI
- 03Tata Kelola & Regulasi AIAturan seperti apa yang dibutuhkan Indonesia agar AI aman, adil, dan akuntabel?MitraPSHTN FH UI
- 04Putusan PengadilanApa yang bisa dipelajari mesin dari putusan pengadilan Indonesia, dan bagaimana kita mengujinya?
Riset yang sampai ke pengguna.

Asisten AI untuk membaca dan menelaah klausul dokumen hukum berbahasa Indonesia.

Atribusi fiskal tematik untuk menyelaraskan pelaporan fiskal pusat dan daerah.
- AI Incubation for Public Sector 2026 · 5 tim terpilih
Hasil dari produk dan riset Lexin bukan nasihat hukum. Anggap sebagai alat bantu, dan tetap konsultasikan dengan profesional hukum.
Kami mendampingi lembaga publik memakai AI untuk pekerjaan hukum.
Pelatihan dan pendampingan kami berbasis riset. Materinya mulai dari literasi AI sampai evaluasi sistem langsung di tempat kerja instansi.
Direktorat Jenderal Pajak
Pelatihan dan konsultasi memakai AI untuk regulasi perpajakan.
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
Pendampingan riset dan diskusi kebijakan teknologi untuk bidang kekayaan intelektual.
- KemenkeuKementerian Keuangan
- KemenkumKementerian Hukum
- KemnakerKementerian Ketenagakerjaan
- BappenasBadan Perencanaan Pembangunan Nasional
- PSHTN FH UIPusat Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Hukum UI
Yang terbaru dan yang akan datang.
- FiskalLink terpilih di AI Incubation for Public Sector 2026
- Dr. Panca Hadi Putra kembali ke Universitas YARSI, Lexin gelar seminar “Navigating the AI Era”
- A Framework for Integrated E-notary Services Based on Blockchain for Civil Law Notaries: The Case of Indonesia
- IRNLPUI at COLIEE 2025: Utilization of LLMs for Statute Law Retrieval and Legal Entailment Task

Lexin Forum
Forum tahunan tempat peneliti, praktisi hukum, dan pembuat kebijakan membahas arah informatika hukum di Indonesia.
Ada tempat untuk Anda di Lexin.
Praktisi hukum & notaris
Uji alat kami pada kasus nyata dan bantu kami merumuskan pertanyaan yang tepat.
Ilmuwan komputer
Bangun dan uji model di atas data hukum berbahasa Indonesia.
Pemerintah & lembaga
Rancang pelatihan, kajian, atau prototipe bersama kami sesuai kebutuhan instansi Anda.
Mahasiswa & calon peneliti
Ikut fellowship riset, atau tulis tesis bersama tim kami.








